Demak - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengunjungi tempat pengungsian korban tanggul Jebol di Aula Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, pada Sabtu (4/4/202). Di dampingi Bupati Demak, Eisti’anah, Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansyah, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, serta pejabat daerah Kabupaten Demak. Dalam kunjungannya tersebut berdialog langsung dengan warga terdampak beserta petugas yang ada di lapangan.
Dalam arahannya, Ahmad Luthfi meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat menangani kebutuhan dasar masyarakat.

Distribusi bantuan permakanan dan logistik, penyediaan alat tulis serta perlengkapan sekolah, hingga pendataan petani untuk pengajuan asuransi gagal panen menjadi prioritas jangka pendek.
Selain itu, tenaga kesehatan diterjunkan untuk memastikan layanan medis tetap berjalan di wilayah terdampak. Pemerintah provinsi juga mengerahkan mobil Speling guna menjangkau warga di titik-titik pengungsian maupun lokasi yang sulit diakses.
Untuk solusi jangka panjang, Ahmad Luthfi meminta normalisasi Sungai Tuntang segera direalisasikan.
“Semoga dengan normalisasi sungai tidak terjadi banjir lagi, ” kata Ahmad Luthfi.
Ia menegaskan, penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Grobogan, Pemerintah Kabupaten Demak, serta kementerian terkait.
Semua harus fokus pada penanganan membantu warga terdampak. Semua warga terdampak harus didata dan dibantu secara menyeluruh.
“Bencana ini milik bersama. Bukan untuk saling menyalahkan, melainkan saling mengisi sesuai peran masing-masing, baik kementerian, provinsi, maupun kabupaten, untuk mengatasi permasalahan banjir ini, ” tegasnya. (Red)

Updates.